Kemenhub Perkirakan Jawa Barat Jadi Daerah Asal Pemudik Terbanyak Lebaran 2026, Capai 30,97 Juta Orang

Dian Ihsan
Dian Ihsan
Diperbarui 25 Februari 2026 11:33 WIB
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 di Kantor Pusat Kemenhub, Jakarta, Selasa (24/2/2026). (Foto: Dok Istimewa)
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 di Kantor Pusat Kemenhub, Jakarta, Selasa (24/2/2026). (Foto: Dok Istimewa)

Jakarta, MI - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi pergerakan masyarakat pada Angkutan Lebaran 2026 akan sangat besar. Berdasarkan survei nasional yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi (BKT), total pemudik diperkirakan mencapai 50,60 persen dari jumlah penduduk Indonesia atau sekitar 143,91 juta orang.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut, dari sisi daerah asal, pergerakan pemudik terbesar diprediksi berasal dari Jawa Barat dengan 30,97 juta orang, disusul DKI Jakarta sebanyak 19,93 juta orang, dan Jawa Timur sebesar 17,12 juta orang.

Sementara dari sisi tujuan, arus mudik paling besar mengarah ke Jawa Tengah dengan 38,71 juta orang. Setelah itu diikuti Jawa Timur sebanyak 27,29 juta orang dan Jawa Barat sebesar 25,09 juta orang.

"Data ini menjadi dasar bagi kita semua untuk menyiapkan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 secara menyeluruh dan matang," kata dia dalam keterangan resminya, Rabu (25/2/2026).

Lanjut dia mengatakan, pada tingkat kabupaten dan kota, daerah asal perjalanan didominasi wilayah berpenduduk padat seperti Jakarta Timur, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi. 

Sementara itu, tujuan perjalanan banyak terkonsentrasi di sejumlah kabupaten di Jawa Tengah. Untuk kawasan Jabodetabek, asal pemudik terbesar berasal dari Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang, dengan Jawa Tengah sebagai provinsi tujuan favorit.

Dari sisi moda transportasi, survei BKT mencatat mobil pribadi masih menjadi pilihan utama dengan jumlah pengguna mencapai 76,24 juta orang. 

Selanjutnya diikuti sepeda motor sebanyak 24,08 juta orang dan bus sekitar 23,34 juta orang. Untuk pengguna mobil, mayoritas memilih melalui jalan tol dengan jumlah 50,63 juta orang. Sedangkan pengguna sepeda motor banyak memilih jalur alternatif selain jalur utama, yakni sekitar 8,65 juta orang.

Menhub Dudy pun mengimbau masyarakat agar lebih memilih transportasi umum selama mudik lebaran.

"Langkah ini dinilai dapat meningkatkan keselamatan, mengurangi kemacetan, serta menekan risiko kecelakaan di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat lebaran," pungkas Menhub Dudy.

Topik:

menhub-dudy pemudik-terbanyak mudik-lebaran-2026 jawa-barat mudik-lebaran dudy-purwagandhi