KPK Laporkan Tambang Ilegal di Pulau Sebayur Besar Labuan Bajo ke Kementerian
Jakarta, MI - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaporkan temuan dugaan aktivitas tambang ilegal di kawasan Pulau Sebayun Besar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) ke sejumlah kementerian. KPK pun sudah melakukan penyidakan ke lokasi.
Temuan itu langsung dilaporkan ke Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Kementerian Pariwisata.
"Informal kita infokan (temuan tambang ilegal) via WhatsApp ke Kementerian," ujar Ketua Satgas Koordinasi Supervisi Wilayah V KPK, Dian Patra, Minggu (30/11/2025).
Pemerintah daerah juga akan menindaklanjuti temuan tersebut. Ia meminta masyarakat menunggu tindak lanjut yang akan diambil. "Infonya Pemda akan turun dengan forkopimda ke lapangan. Kita tunggu saja hasilnya," kata Dian.
Sebagai informasi, KPK menemukan aktivitas tambang ilegal tersebut dari laporan masyarakat. Kehadiran KPK di wilayah tersebut untuk memastikan tidak ada pihak yang melindungi aktivitas tambang ilegal di kawasan konservasi tersebut.
Topik:
KPKBerita Sebelumnya
Kuasa Hukum Rudy Tanoe Minta Penundaan Pemeriksaan KPK
Berita Selanjutnya
Selain Bandara "Hantu", Isu Limbah hingga Kapal Ilegal juga Terpa IMIP
Berita Terkait
Kasus K3 Kemenaker Melebar, Nama Eks Menaker Ida Fauziyah Terseret dalam Skandal K3
9 jam yang lalu
Tambang Ilegal Pulau Gebe: Aroma Konflik Kepentingan Gubernur, Aparat Hukum Didesak Turun Tangan
9 jam yang lalu
Bos PT Blueray Akhirnya Menyerah! John Field yang Kabur Saat OTT KPK Ditangkap dalam Skandal Suap Impor Bea Cukai
13 jam yang lalu
Kasus Suap PN Depok Melebar: Pintu Masuk KPK Telusuri Peran Isa Rachmatarwata di Balik PT Karabha Digdaya
13 jam yang lalu