Ahok Sentil Kemenkeu: Kalau Cuma Naikkan Pajak, Itu Tugas Kasir
Jakarta, MI - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melontarkan kritik tajam terkait cara pemerintah mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Menurut Ahok, negara seharusnya dikelola layaknya perusahaan yang dipimpin CEO, di mana seluruh rakyat adalah pemegang sahamnya. Karena itu, tanggung jawab utama pemerintah adalah memastikan kesejahteraan rakyat.
“Singapura kenapa maju, China juga maju, mereka jalankan negara seperti perusahaan yang baik hati. Pemegang sahamnya adalah rakyat, dan pemimpinnya sebagai CEO bertugas mensejahterakan seluruh rakyat,” kata Ahok dalam sebuah pernyataan, dikutip Minggu (31/8/2025).
Ahok juga menyindir keras praktik pengelolaan keuangan negara yang dianggapnya terlalu menitikberatkan pada pajak.
“Kalau cuma urusannya malakin rakyat, nambah pajak sana-sini, itu tugas kasir bos. Kalau Kementerian Keuangan kerjanya begitu saja, ya nggak usah sekolah. Nenek saya juga bisa,” tegasnya.
Pernyataan dari Ahok tersebut menyoroti pentingnya inovasi dalam kebijakan fiskal agar APBN benar-benar menjadi instrumen untuk membangun kesejahteraan, bukan sekadar alat memungut pajak dari rakyat.
Topik:
basuki-tjahaja-purnama ahok apbn pajakBerita Sebelumnya
Fraksi Gerindra Minta Maaf, Sepakat Penghentian Tunjangan Anggota DPR
Berita Terkait
Sorotan Korupsi Pajak–Bea Cukai, Apa Urgensi PKN STAN dengan “Biayanya Tinggi"?
5 jam yang lalu
DJP Bongkar Skema Pajak “Hilang” senilai Rp583 M, Pemegang Saham 3 Perusahaan Ini Ikut Terbidik
5 Februari 2026 17:40 WIB
Dari Dirjen hingga Pegawai Pajak: Kenapa Anak Buah Sri Mulyani Tak Luput dari Jeratan Korupsi?
5 Februari 2026 17:21 WIB
Kejar Tunggakan Pajak Rp500 Miliar, Menkeu Sidak Perusahaan di Tangerang
5 Februari 2026 16:42 WIB