Menkeu Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh 6% pada 2026

Dian Ihsan
Dian Ihsan
Diperbarui 20 Februari 2026 4 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Dok Istimewa)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Dok Istimewa)

Jakarta, MI - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keyakinannya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 6% pada 2026. Optimisme ini didukung oleh membaiknya kinerja ekonomi sejak triwulan IV tahun lalu yang tumbuh 5,39%, setelah sebelumnya mengalami perlambatan.

Menurut Purbaya, pencapaian target tersebut bergantung pada penggerakan dua mesin utama pertumbuhan secara bersamaan, yakni sektor swasta dan stimulus pemerintah. 

Pemerintah akan memastikan keduanya berjalan seiring melalui peningkatan likuiditas, perbaikan iklim investasi, serta optimalisasi belanja negara.

"Fiskal sudah mulai berjalan, sektor moneter dan swasta juga mulai bergerak. Secara perhitungan, potensi pertumbuhan sudah di atas 6% jika perilaku sistem ekonomi tetap," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Untuk mempercepat investasi, pemerintah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Debottlenecking yang bertugas mengatasi hambatan usaha. 

Hingga saat ini, 44 kasus telah berhasil diselesaikan. Purbaya optimistis sebagian besar kendala dunia usaha dapat diatasi dalam waktu satu tahun.

Selain itu, pemerintah juga memperketat pengawasan terhadap masuknya barang ilegal ke pasar domestik. Stimulus fiskal tetap disiapkan untuk menjaga daya beli masyarakat, termasuk alokasi Rp55 triliun untuk dukungan Lebaran dan pembayaran gaji ke-13.

Dia menambahkan, perekonomian Indonesia tengah memasuki fase ekspansi yang diperkirakan berlangsung hingga 2030–2033. 

Dia pun meminta masyarakat tidak khawatir karena pemerintah tengah mengarahkan ekonomi nasional menuju visi Indonesia Emas.

Topik:

menkeu-purbaya purbaya-yudhi-sadewa pertumbuhan-ekonomi