Loloskan Barang Impor KW, Pejabat DJBC Dapet Jatah Rp7 Miliar per Bulan!
Jakarta, MI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan adanya setoran rutin bernilai miliaran rupiah kepada oknum pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Aliran uang tersebut diduga diberikan untuk meloloskan barang impor tanpa melalui prosedur pemeriksaan sebagaimana yang semestinya.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan bahwa nilai setoran bulanan yang diterima oknum pejabat di lingkungan DJBC tersebut mencapai Rp7 miliar.
“Bulanan itu mencapai sekitar Rp7 miliar, ini masih akan terus didalami," kata Budi, dikutip Minggu, (8/2/2026).
Budi menjelaskan bahwa uang setoran tersebut diduga berasal dari PT Blueray Cargo. Dana itu diberikan kepada oknum pejabat Bea Cukai agar barang-barang impor palsu atau KW yang dimasukkan perusahaan tersebut ke Indonesia bisa lolos tanpa pemeriksaan ketat.
Praktik culas ini menjadi bagian dari skema suap dan gratifikasi yang tengah diusut KPK dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan DJBC.
KPK menegaskan tidak akan berhenti pada pihak-pihak yang telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka. Lembaga antirasuah memastikan akan menelusuri aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.
"Oleh karena itu kami tidak berhenti di pihak-pihak yang sudah ditetapkan tersangka. Kami akan menelusuri pihak-pihak lain termasuk yang juga nanti apakah ada pihak-pihak lain yang menerima aliran itu,” ujarnya.
Adapun, KPK telah menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan/atau gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan ini.
Perkara ini bermula dari OTT KPK yang digelar di Jakarta dan Lampung pada Rabu (4/2/2026). Operasi senyap tersebut berkaitan dugaan praktik suap terkait proses importasi barang.
Berikut enam orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka:
1. Rizal (RZL) selaku mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC
2. Sisprian Subiaksono (SIS) selaku Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan DJBC
3. Orlando (ORL) selaku Kepala Seksi Intelijen DJBC
4. Jhon Field (JF) selaku Pemilik PT Blueray
5. Andri (AND) selaku Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray
6. Dedy Kurniawan (DK) selaku Manajer Operasional PT Blueray.
Topik:
KPK Bea Cukai OTT KPK Suap Impor Barang