Penyegelan Gerai Tiffany & Co di Pluit, Menkeu: Bea Masuk Tidak Dibayar Penuh
Jakarta, MI - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan alasan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyegel tiga gerai perhiasan mewah Tiffany & Co serta Toko Bening Luxury di kawasan Pluit, Jakarta Utara.
Menurut Purbaya, tindakan penyegelan terhadap Tiffany & Co dilakukan setelah petugas Bea Cukai menemukan barang impor yang tidak memenuhi kewajiban pembayaran bea masuk secara penuh.
Dia menyebut praktik tersebut sebagai “Spanyol” atau separo nyolong, yakni pembayaran bea masuk yang dilakukan sebagian.
"Barangnya Spanyol, separo nyolong. Ada yang bayar 100 persen, ada yang 50 persen, ada yang 25 persen. Itu yang kemudian dilihat dan ditindak oleh Bea Cukai," kata Purbaya di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Terkait potensi kerugian negara, Purbaya menyampaikan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari Ditjen Bea Cukai.
"Laporan lengkapnya belum saya terima. Nanti akan kami lihat hasil akhirnya,” ujarnya.
Purbaya menegaskan, pemerintah akan menindak tegas pelaku usaha yang memperdagangkan barang impor ilegal secara terbuka demi meraih keuntungan besar.
"Praktik seperti ini tidak bisa dibiarkan. Pasti akan kami kejar,” tegas Purbaya.
Purbaya memastikan penegakan hukum terhadap peredaran barang ilegal akan terus dilakukan untuk mengamankan penerimaan negara sekaligus melindungi pasar dalam negeri.
"Kita akan tetap menjaga pasar domestik dari masuknya barang-barang ilegal," tutup Purbaya.
Topik:
tiffany-co menkeu-purbaya bea-cukaiBerita Sebelumnya
Pemerintah Tarik Pembiayaan Utang Rp127,3 Triliun 2026 pada Januari 2026
Berita Selanjutnya
IHSG Menguat 1,5% ke Level 8.396, Seluruh Sektor Kompak Naik
Berita Terkait
Skema Pembiayaan 105.000 Mobil Pikap Kopdes Merah Putih: Dibiayai Himbara, Dicicil Lewat Dana Desa
1 jam yang lalu
DS Jadi Alumni LPDP yang Hina Negara, Menkeu Purbaya: Kita Sanksi dan Blacklist
3 jam yang lalu
Jika Tak Berbenah, Bea Cukai Bisa Dibekukan dan Pengawasannya Dialihkan ke Swasta
4 jam yang lalu