Mangkir, KPK Panggil Hasto Lagi
Jakarta, MI - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil ulang Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto pada pekan ini. Lembaga Antirasuah menolak alasan tersangka kasus dugaan suap dalam proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR, dan perintangan penyidikan, itu mangkir dengan dalih mengajukan praperadilan.
“Penyidik akan kembali melayangkan surat panggilan kedua kepada yang bersangkutan, masih di pekan ini,” kata juru bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2025).
Tessa mengatakan pemeriksaan Hasto kemungkinan digelar pada Kamis, 20 Februari 2025, atau Jumat, 21 Februari 2025. Surat panggilan kedua untuk politikus PDIP itu segera dikirim. “Infonya akan dikirimkan surat panggilan kedua tersebut,” jelas Tessa.
Tessa mengatakan proses praperadilan berbeda dengan penyidikan. Hasto, kata dia, tidak bisa mendalihkan gugatan praperadilan untuk mangkir dari panggilan penyidik.
“Jadi, penyidik menilai tidak ada alasan yang patut dan wajar untuk tidak menghadiri panggilan sebagai tersangka hari ini,” ujar Tessa.
Kubu Hasto Kristiyanto kembali melawan penetapan tersangka dari KPK. Dia mengajukan praperadilan kedua ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
“Pada hari Jumat, kami telah mengajukan praperadilan kembali,” kata Pengacara Hasto, Ronny Talapessy.
Ronny mengatakan gugatan dimasukkan timnya sehari setelah kalah praperadilan. Total ada dua praperadilan yang diajukan ke PN Jakarta Selatan.
“Yang kami nilai harus mengajukan dua permohonan praperadilan, bukan digabungkan dalam satu permohonan praperadilan,” ucap Ronny.
Topik:
KPK HastoBerita Terkait
Kasus K3 Kemenaker Melebar, Nama Eks Menaker Ida Fauziyah Terseret dalam Skandal K3
7 jam yang lalu
Tambang Ilegal Pulau Gebe: Aroma Konflik Kepentingan Gubernur, Aparat Hukum Didesak Turun Tangan
7 jam yang lalu
Bos PT Blueray Akhirnya Menyerah! John Field yang Kabur Saat OTT KPK Ditangkap dalam Skandal Suap Impor Bea Cukai
11 jam yang lalu
Kasus Suap PN Depok Melebar: Pintu Masuk KPK Telusuri Peran Isa Rachmatarwata di Balik PT Karabha Digdaya
11 jam yang lalu