Menteri ATR/BPN Sambangi KPK: Minta Masukan Untuk Menutup Celah Pungli
Jakarta, MI- Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid menyambangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu (22/10/2025) hari ini.
Dalam kunjungan tersebut, Nusron meminta masukan dari lembaga antirasuah terkait letak-letak yang dapat menjadi celah pungutan liar (pungli) di sektor layanan publik.
"Dalam rangka menyusun bisnis proses yang baru ini, kita mau minta masukan di mana letak-letak celah pungli akan kita tutup," kata Nusron, Rabu (22/10/2025).
Nusron mengatakan bahwa hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya pencegahan penyelewengan kewenangan yang ada pada sektor pelayanan publik. Ia ingin sektor layanan publik yang ada pada kementeriannya bersih dari praktik-praktik pungli hingga tindak pidana korupsi.
Selain itu, Nusron juga meminta saran dari KPK untuk membangun sistem pelayanan publik yang baik serta bebas dari segala bentuk penyelewengan.
"Mau minta masukan dalam rangka evaluasi bisnis proses di bidang pertanahan," ujarnya.
Nusron mengatakan bahwa dirinya ingin melakukan evaluasi di sejumlah pelayanan publik yang ada di Kementerian ATR/BPN.
"Kita mau ngasih tahu pemberitahuan sekaligus kulo nuwun dengan KPK bahwa kita akan ada evaluasi untuk model bisnis prosesnya," ungkapnya.
Lebih lanjut, Nusron mengatakan bahwa KPK menyarankan sistem pelayanan publik berbasis digital untuk menutup celah-celah praktik pungli. Pun, sistem pelayanan publik berbasis digital juga telah diterapkan oleh banyak instansi.
"Bisa jadi itu adalah sistem yang terbaik pada tahun itu, tapi hari ini sudah banyak perubahan, apalagi dengan era digital-digital," ujarnya.
Topik:
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid KPKBerita Sebelumnya
KPK Ungkap Tambang Emas Ilegal Tak Jauh dari Sirkuit Mandalika
Berita Terkait
Kasus K3 Kemenaker Melebar, Nama Eks Menaker Ida Fauziyah Terseret dalam Skandal K3
40 menit yang lalu
Tambang Ilegal Pulau Gebe: Aroma Konflik Kepentingan Gubernur, Aparat Hukum Didesak Turun Tangan
1 jam yang lalu
Bos PT Blueray Akhirnya Menyerah! John Field yang Kabur Saat OTT KPK Ditangkap dalam Skandal Suap Impor Bea Cukai
4 jam yang lalu
Kasus Suap PN Depok Melebar: Pintu Masuk KPK Telusuri Peran Isa Rachmatarwata di Balik PT Karabha Digdaya
4 jam yang lalu