BNPB Kebut Perbaikan Tanggul Jebol di Grobogan

Rolia Pakpahan
Rolia Pakpahan
Diperbarui 21 Februari 2026 1 hari yang lalu
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bergerak cepat menangani tanggul jebol di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Foto: Dok BNPB)
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bergerak cepat menangani tanggul jebol di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Foto: Dok BNPB)

Grobogan, MI - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bergerak cepat menangani tanggul jebol yang memicu banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, turun langsung meninjau proses perbaikan di Desa Tinanding, Kecamatan Kebonagung, Jumat (20/2/2026).

Kehadiran Suharyanto di lokasi menjadi sinyal keseriusan pemerintah pusat dalam mempercepat penanganan dampak banjir. Ia berdialog dengan pemerintah daerah guna memastikan penanganan banjir berjalan optimal.

Banjir terjadi setelah curah hujan tinggi membuat debit Sungai Tuntang meluap. Tekanan air yang deras menyebabkan tanggul jebol pada Senin (16/2/2026), sehingga merendam lahan pertanian dan permukiman warga.

Kondisi banjir kini dilaporkan mulai surut. Pemerintah bersama tim gabungan masih terus mempercepat proses perbaikan tanggul yang jebol.

Suharyanto menyebut, banjir sebelumnya meluas hingga terdampak di 50 desa. Namun saat ini keadaan mulai membaik secara bertahap.

"Per hari ini (Jumat), tersisa empat desa masih tergenang, tidak ada yang mengungsi tapi pemerintah daerah dan BNPB sudah mendorong logistik permakanan bagi warga terdampak. Secara umum penanganan banjir di Kabupaten Grobogan relatif terkendali," tuturnya, Jumat (20/2/2026).

Meski situasi semakin kondusif, jebolnya tanggul sempat memutus akses di ruas Jalan Raya Semarang–Godong sehingga mengganggu mobilitas warga.

Untuk mendukung percepatan penanganan tanggul jebol di Grobogan, BNPB menyalurkan berbagai bantuan, seperti paket sembako, pompa alkon, alat kebersihan, selimut serta matras bagi warga terdampak.

Suharyanto menyampaikan, pemerintah daerah masih memiliki ruang untuk mengajukan tambahan kebutuhan apabila dirasa belum terpenuhi.

"Perbaikan jalan rusak dan kebutuhan yang tidak bisa dipenuhi pemda, dapat diusulkan melalui BNPB," ujarnya.

Ia menegaskan, kehadirannya di lokasi merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden agar pemerintah pusat hadir langsung dalam setiap penanganan bencana. Pemerintah memastikan tidak ada wilayah terdampak yang diabaikan.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, diharapkan perbaikan tanggul jebol di Grobogan dapat segera rampung sehingga aktivitas warga bisa kembali normal.

Topik:

bnpb tanggul-jebol grobogan