Grab Tambah Kepemilikan Saham Superbank, Rogoh Dana Rp361 Miliar

Dian Ihsan
Dian Ihsan
Diperbarui 24 Februari 2026 8 jam yang lalu
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: Dok. MI)
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: Dok. MI)

Jakarta, MI - Grab melalui A5-DB Holdings Pte Ltd. kembali menambah kepemilikan saham PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA). Mengutip keterbukaan informasi BEI, penambahan ini dilakukan melalui pembelian 357,07 juta saham, yang dieksekusi dalam beberapa tahap pada 6, 18, dan 23 Februari 2026.

Pembelian saham tersebut dilakukan di kisaran harga Rp899 hingga Rp1.100 per saham. Dengan rentang harga tersebut, A5-DB Holdings Pte Ltd. harus menggelontorkan dana sekitar Rp361 miliar.

Rincian transaksi adalah sebagai berikut:

  • 6 Februari 2026: Grab membeli 158,07 juta saham dengan harga Rp899 per lembar, senilai sekitar Rp142,1 miliar.
  • 18 dan 23 Februari 2026: Grab kembali mengakumulasi 199 juta saham dengan harga Rp1.100 per lembar, dengan nilai transaksi sekitar Rp218,9 miliar.

Dengan rampungnya seluruh transaksi tersebut, total kepemilikan saham Superbank oleh Grab meningkat menjadi 4,84 miliar saham, atau setara dengan 14,29%.

Angka ini naik sekitar 1,06% dibandingkan sebelum transaksi, ketika kepemilikan Grab tercatat 13,23% atau sekitar 4,48 miliar saham.

"Aksi pembelian saham ini dilakukan untuk tujuan investasi," tulis Manajemen Superbank.

Asal tahu saja, kepemilikan SUPA di bawah Grab melalui A5-DB Holdings Pte Ltd dan PT Kudo Teknologi Indonesia. 

Selain itu, Grup Emtek melalui PT Elang Media Visitama, Singtel melalui Singtel Alpha Investment Pte Ltd, KakaoBank Corp, dan GXS Bank Pte. Ltd.

Dari sisi pasar, saham SUPA pada perdagangan Selasa (24/2/2026) masih berada di level Rp1.055 per saham. Sehari sebelumnya, saham Superbank ditutup di level Rp1.070 per saham, atau naik 20 poin dari Rp1.050 per saham.

Topik:

grab superbank saham-supa