Berita indonesia Hari Ini Terbaru Terpopuler Terpercaya

Bursa Efek Indonesia (Foto: Dok MI)
Gedung Bank Indonesia (BI) (Foto: Dok MI/Aswan)
Bursa Efek Indonesia (BEI) (Foto: Dok MI/Aswan)
Ilustrasi papan pergerakan saham Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Foto: Dok MI)
Lampiran yang menampilkan contoh grafik pergerakan sejumlah saham yang terindikasi bermasalah atau manipulatif, ditandai lonjakan harga tajam lalu penurunan drastis dalam periode tertentu. Deretan chart historis dari Investing.com ini memperlihatkan pola volatilitas tidak wajar yang sering dikaitkan dengan praktik “goreng saham” atau pump and dump.
Joko Widodo (kiri) dan Basuki Tjahaja Purnama (kanan) (Foto: Dok MI/Ist)
BTN Expo 2026 resmi menutup rangkaian BTN Housingpreneur 2025 yang sukses menjaring 1.170 ide dan melahirkan 57 inovator muda di sektor perumahan. Ajang ini menegaskan peran PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai penggerak ekosistem hunian melalui dukungan startup teknologi, UMKM, pengembangan talenta, serta kolaborasi dengan pemerintah. Selain pameran properti, expo juga menghadirkan rekrutmen talenta, dukungan industri kreatif, dan penggalangan donasi sosial.. Sabtu (31/1/2026) (Dok MI/BTN)
Bareskrim Polri (Foto: Dok MI/Aswan)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (Foto: Dok MI/Aswan)
Pengamat ketenagakerjaan Timboel Siregar (Foto: Dok MI/Aswan)
Ilustrasi penurunan tajam indeks pasar modal Indonesia setelah muncul “sinyal bahaya” dari MSCI, yang memicu hilangnya pembeli, penjualan besar-besaran, harga anjlok, dan meningkatnya risiko trap risk—kondisi saat investor sulit keluar karena likuiditas menipis dan biaya exit menjadi sangat mahal.

Kejatuhan Pasar Modal: Membaca Sinyal MSCI

30 Januari 2026 18:12 WIB | Opini