Berita pan Hari Ini Terbaru Terpopuler Terpercaya

Saleh Partaonan Daulay (dok. MI)
Grafik ini menunjukkan lonjakan dan fluktuasi tajam volume impor gula Indonesia sepanjang periode 2016–2019, saat Enggartiasto Lukita menjabat Menteri Perdagangan. Dalam kurun tersebut, impor gula mencapai total sekitar 15,23 juta ton dengan rata-rata hampir 390 ribu ton per bulan.  Pola impor yang tinggi dan tidak stabil ini kemudian menjadi sorotan publik dan aparat penegak hukum, karena diduga membuka ruang praktik rente, permainan kuota, dan penyalahgunaan kewenangan dalam tata niaga gula. Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada grafik ini kerap dijadikan rujukan untuk menelusuri dugaan korupsi impor gula yang merugikan petani tebu dan mencederai kemandirian pangan nasional. (Foto: Dok MI/BPS)
Gubernur Jakarta, Pramono Anung [Foto: Ist]
Sugar Group Companies (Foto: Dok MI/Istimewa)
Kajati Jawa Timur Agus Sahat Lumban Gaol (Foto: Istimewa)
epala Kejari Sampang, Fadhilah Helmi (Foto: Istimewa)
Ilustrasi visual yang menggambarkan dugaan konstruksi pertumbuhan ekonomi riil melalui operasi statistik. Timbangan antara ekonomi nominal dan deflator menunjukkan proses penentuan ekonomi riil sebagai nilai residu, sementara grafik pertumbuhan menampilkan lonjakan artifisial dari 4 persen menjadi 6 persen untuk mengejar target riil 5 persen. Kaca pembesar menyoroti besarnya diskrepansi statistik 2022–2023 yang mencapai Rp1.170 triliun, memunculkan tanda tanya atas akurasi data pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Dok MI)
Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 39 Orang (Foto: BBC)

Tabrakan Maut Kereta Cepat di Spanyol, 39 Orang Tewas

20 Januari 2026 08:20 WIB | Global

Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (kedua kiri) berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (1/9/2025)
Transjakarta (Foto: Dok MI)

Dua Pria Ditetapkan Tersangka Kasus Asusila di Transjakarta

17 Januari 2026 13:29 WIB | Metropolitan

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kepatuhan atas pengelolaan pendapatan, beban, dan kegiatan investasi PT Bio Farma periode 2022 hingga Semester I 2024. (Foto: Dok MI)