BEI Pantau 5 Saham Ini, Investor Diminta Lebih Waspada
Jakarta, MI - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan status Unusual Market Activity (UMA) terhadap lima saham menyusul pergerakan harga yang dinilai tidak wajar dalam beberapa waktu terakhir.
Kelima saham yang masuk dalam pengawasan BEI adalah PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI), PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA), PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA), PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP), dan PT Mahkota Group Tbk (MGRO).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono menegaskan, penetapan UMA tidak otomatis berarti adanya pelanggaran aturan pasar modal.
Menurutnya, langkah ini dilakukan agar bursa dapat mencermati lebih lanjut pola transaksi saham-saham tersebut.
“Sehubungan dengan terjadinya UMA, bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham tersebut. Status UMA ini mulai berlaku efektif pada Jumat, 27 Februari 2026," kata Aji dalam keterbukaan informasi BEI
Aji juga mengimbau para investor untuk bersikap lebih hati-hati. Investor diminta mencermati jawaban emiten atas permintaan klarifikasi bursa, menelaah kinerja perusahaan serta keterbukaan informasinya, dan mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan investasi.
Pada pembukaan perdagangan Jumat (27/2/2026), pergerakan saham-saham tersebut bervariasi. KAQI dan BIPP sama-sama tertekan hingga menyentuh Auto Rejection Bawah (ARB). KAQI dibuka anjlok 14,52 persen ke level Rp106, sementara BIPP turun 14,42 persen ke Rp89.
Lalu, MGRO juga ikut terkoreksi 2,13 persen ke Rp690. Dan disusul JAYA yang turun 11,9 persen ke Rp191 per saham.
Sebaliknya, TAMA justru melesat dan menyentuh Auto Rejection Atas (ARA) dengan kenaikan 9,30 persen ke Rp94 per saham.
Topik:
bei-status-uma beiBerita Sebelumnya
Harga Emas Antam Naik Rp6.000, Kini Tembus Rp3,045 Juta per Gram
Berita Selanjutnya
Hingga 27 Februari 2026, Ditjen Pajak Terima 4,64 Juta SPT Tahunan 2025
Berita Terkait
BEI Hentikan Sementara Aktivitas Perdagangan PT Wanteg Sekuritas, Ada Apa?
24 Februari 2026 14:28 WIB
BEI Catat 8 Perusahaan Masuk Antrean IPO, Didominasi Perusahaan Berskala Besar
24 Februari 2026 12:38 WIB
BEI Awasi Tiga Saham yang Masuk Daftar UMA, Investor Diimbau Lebih Cermat
24 Februari 2026 11:46 WIB